Berthawaf Di Pelataran Bawah Masjidil Haram Kemudian Menyempurnakannya di Lantai Atas Masjid

Pertanyaan:

Kami telah melakukan thawaf wada’ (perpisahan) sebanyak enam kali putaran di sekitar Ka’bah (pelataran bawah) dengan kondisi sangat penuh sesak, lalu kami naik ke lantai atas untuk menyempurnakan sisanya, di sela-sela hal itu kami telah meminum air zam-zam. Sebagian orang berkata kepada kami: “Thawaf dan haji anda tidak sah”.

Jawaban:

lhamdulillah

Jika kenyataannya seperti yang diceritakan, maka haji dan thawaf anda keduanya tetap sah, tidak masalah jika anda menyempurnakan thawaf putaran yang ke tujuh di lantai atas Masjid, juga tidak masalah jika thawaf anda –dari thawaf yang keenam dan ketujuh- dipisah dengan shalat, dengan minum atau dengan berbicara.

Petunjuk itu datang dari Alloh, semoga shalawat dan salam terhaturkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

(Lajnah Daimah Lil Buhuts Ilmiyah wal Ifta’)

(Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz, Syeikh Abdur Razzaq Afifi, Syeikh Abdullah bin Ghadyan, Syeikh Abdullah bin Qu’uud).

(Fatawa Lajnah Daimah: 11/231)

Sumber: https://islamqa.info/id/109276

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *