Kunjungan Remaja Rumah Sholeh Al-Ma’sum Stabat di Radio Ar-Risalah Medan

Ar-Risalah FM, Medan : Remaja dan Remaji Rumah Sholeh al-Ma’sum Stabat berkunjung di Radio Ar-Risalah FM Medan dengan harapan dapat mengambil faidah dan ilmu dakwah dari para asatidzah Radio Ar-Risalah FM Medan. Ahad,(27/8)

Rumah Sholeh al-Ma’sum merupakan rumah yang dijadikan sebagai tempat huni bagi para siswa dan siswi MA/SMK Al-Ma’sum yang berasal dari daerah jauh yang tidak dapat ditempuh keberangkatannya dalam waktu satu atau dua jam dari rumah ke sekolahnya.

Rumah Sholeh al-Ma’sum bertempat di Stabat Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Selain dijadikan sebagai tempat huni, rumah sholeh al-Ma’sum juga dijadikan sebagai tempat menuntut ilmu syar’i yang sistematis layaknya pondok pesantren pada umumnya serta sebagai tempat pelatihan-pelatihan keterampilan yang bermanfaat untuk bekal bagi siswa dan siswi dalam menghadapi persaingan global.

Dalam kunjungan yang dilakukan remaja rumah sholeh al-Ma’sum di Radio Ar-Risalah FM, Imam Syafi’i selaku siswa yang tinggal dan belajar di rumah sholeh al-Ma’sum mengatakan, “ sejujurnya saya dan teman-teman sudah lama mengenal lembaga as-sunnah, maka untuk membuktikan beberapa keraguan dan keinginan untuk mengambil faidah dalam pendidikan boardingnya maka, kami tinggal dan menginap selama 3 hari. Selain itu, kami pun ingin mengetahui radio dakwah satu-satunya di Sumatera Utara yang cukup berjaya dan telah mendapatkan banyak penghargaan dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara.”

Kunjungan Remaja rumah sholeh al-Ma’sum juga disambut baik oleh Staf Program Direktur al-Ustadz Abu Muhammad An-Nawiy, beliau menjelaskan dan mempresentasekan program-program dakwah Islam yang dilakukan oleh Radio Ar-Risalah FM. Selain itu, al-Ustadz Abu Muhammad An-Nawiy juga mendeskripsikan perkembangan dakwah yang dilakukan radio Ar-Risalah FM setiap tahunnya.

al-Ustadz Abu Muhammad An-Nawiy berharap dalam Kunjungan yang dilakukan remaja rumah sholeh al-Ma’sum di Radio Ar-Risalah FM bukan sekedar satu waktu saja, melainkan diharapkan kunjungan ini bisa ditindak lanjuti dalam kegiatan silaturahmi berikutnya di waktu dan tempat yang berbeda demi terwujudnya ukhuwah Islamiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *