Yuk Ngaji.,”Menggapai Surga di Zaman Penuh Fitnah”

Arrisalah FM, Medan : Hidup di zaman fitnah saat ini yang begitu dahsyat melanda kaum muslimin. Bagaikan gelombang yang silih berganti datang menerpa pantai, begitu juga fitnah akhir zaman yang telah disebutkan Rasulullah-shallallahu ‘aliahi wa sallam.

Betapa tidak, fitnah syubuhat yang meluluh-lantahkan agama seorang muslim, dan fitnah syahawat yang menjerumuskannya ke dalam kubangan maksiat, begitu dahsyatnya menyambar-nyambar dan akan menjungkir balikkannya, seandainya Allah tidak menjaga dan memeliharanya.

Zubair bin Adi, dia berkata: ”kami datang menemui Anas bin malik mengadukan penderitaan yang kami dapati dari perlakuan Alhajjaj, maka beliau berkata:

اصْبِرُوا فَإِنَّهُ لَا يَأْتِي عَلَيْكُمْ زَمَانٌ إِلَّا الَّذِي بَعْدَهُ شَرٌّ مِنْهُ حَتَّى تَلْقَوْا رَبَّكُمْ سَمِعْتُهُ مِنْ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ .  رواه البخاري

“Sabarlah, sesungguhnya tidak akan datang pada kalian suatu zaman kecuali yang berikutnya lebih buruk dari yang sebelumnya hingga kalian bertemu dengan Rabb kalian, begitu yang kudengar dari Nabi Kalian-shallallahu ‘alaihi wa sallam.” HR. Bukhari.

Setiap orang tentu menginginkan kebahagian baik di dunia maupun di akhairat, terutama dalam menggapai surga kelak, namun hal demikian tidaklah mudah digapai yang notabene saat ini kita berada di zaman yang begitu banyak ujian/fitnah baik syahwat maupun syubhat.

Maka dalam kesempatan ini, Yayasan Bina Ummat al Amin Desa Tanjung Baru  Kecamatan Tanjung Morawa akan menyelenggarakan kajian akbar dengan tema “Menggapai Surga di Zaman Penuh Fitnah” yang akan dilaksanakan pada hari Ahad, 14 Oktober 2018 Pukul 09.00-Selesai bertempat di Masjid Aisyah Binti Abu Bakar Assiddik, Jalan Pendidikan Desa Tanjung Baru, Gang Roki / Kuburan Cina Ujung, Pondok Pesantren Tahfidz al Amin Tanjung Morawa. Adapun yang berperan menjadi pemateri dalam kajian akbar itu ialah al Ustadz Ismail Sitorus, S.Pd.I.

Kontak person untuk informasi kajian akbar tersebut, dapat menghubungi nomor 0852 9653 7273 atas nama Abu Sumayyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *