KPID Sumut Laporkan Kinerja Selama 2018

Arrisalah FM, Medan : Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara gelar jumpa pers dalam laporan kinerja selama tahun 2018 di Aula KPID Jalan Adinegoro No.7, Gaharu, Kota Medan. Jumat,(28/12).

Dalam jumpa pers tersebut, KPID Sumut dihadiri Ketua KPID Parulian Tampubolon, S.Sn. dan seluruh komisioner. Diantaranya Drs. Djaramen Purba M.AP, Drs Muhammad Syahrir, dan Ramses Simanullang.

Komisioner Bidang Kelembagaan, Drs Muhammad Syahrir mengungkapkan bahwa KPID Sumut telah melaksanakan kinerja selama tahun 2018 ini diantaranya, pengawasan siaran kampanye di 33 Kabupaten/Kota dalam rangka Pilgubsu dan Pilkada serentak 2018, konsolidasi dan pembentukan FMPPS (Forum Masyarakat Peduli Penyiaran Sehat) Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, Sosialisasi dan Pelaksanaan KPID AWARD, Pembinaan dan Penerbitan lembaga penyiaran illegal, dan melakukan penelitian survey tentang apresiasi masyarakat terhadap isi siaran bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU).

Salah satu hasil survey tersebut, sebanyak 28 persen masyarakat menginginkan siaran komedi, 43 persen menginginkan siaran musik dan 29 persen menginginkan siaran berita.

hasil survei isi siaran oleh KPI pusat menghasilkan bahwa penonton TV lokal di Sumut yang diwakili Kota Medan berada diposisi 12 dari Kota besar yg ada di Indonesia dan pendengar radio berada di posisi 9 dari 12 Kota besar. Ini dikarenakan siaran lokal televisi sering menanyangkan siaran Re-run atau siaran yang di tayangkan berulang

Komisioner Bidang Pengawasan Isi Siaran, Drs. Djaramen Purba M.AP mengungkapkan, masih banyak diantara lembaga penyiaran radio maupun televisi di Sumatera Utara yang melanggar konten isi penyiarannya. Maka tindakan yang dilakukan KPID selama tahun 2018 adalah dengan memberikan teguran dan sanksi kepada 30 Lembaga penyiaran di Sumatera Utara.

“Selama 2018, Kami berikan teguran dan sanksi kepada 30 lembaga penyiaran dengan harapan agar lebih memperhatikan dalam menyiarkan isi kontennya”

Selain itu, beliau mengungkapkan pada tahun 2018, KPID Sumut telah mensosialisasikan kepada lemabaga penyiaran dan masyarakat tentang penyiaran sehat dengan berpedoman pada P3SPSS.

Ketua KPID Sumut, Parulian Tampubolon, S.Sn. mengajak kepada lembaga penyiaran untuk menciptakan penyiaran sehat kepada masyarakat yang berpedoman pada P3SPSS, dikarenakan KPID memiliki tanggung jawab dalam pengawasan penyiaran yang berlandaskan pada UU No. 32 Tahun 2002. Meskipun dalam regulasi tersebut dibutuhkan revisi seiring dengan perkembangan zaman saat ini, namun KPID terus berusaha secara maksimal dalam pengawasan penyiaran di Sumatera Utara.

“KPID Sumut terus memperjuangkan adanya perubahan regulasi UU No. 32 Tahun 2002 kepada KPI Pusat, dengan harapan kewenangan KPI dalam mengawasi dan menciptakan penyiaran sehat bagi masyarakat tercapai secara maksimal ”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *